Integritas dan Keberpihakan kepada Rakyat Jadi Jati Diri Kader Hanura
Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kembali menegaskan bahwa jati diri seorang kader tidak diukur dari atribut yang dikenakan, melainkan dari komitmen dalam mengabdi kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Ketua DPC Partai Hanura Kota Bogor, Yuliawan Thaher, sebagai pengingat bahwa politik harus dijalankan dengan hati nurani dan semangat melayani rakyat.
Menurut Yuliawan Thaher, menjadi kader Hanura berarti menjunjung tinggi integritas, menghadirkan kerja nyata, serta menunjukkan keberpihakan kepada rakyat dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi utama yang harus dimiliki oleh seluruh kader di berbagai tingkatan organisasi.
"Menjadi kader bukan sekadar atribut, tetapi tentang integritas, kerja nyata, dan keberpihakan kepada rakyat," tegas Yuliawan Thaher.
Hanura meyakini bahwa kepercayaan masyarakat tidak dapat diraih hanya melalui slogan atau simbol partai, tetapi harus dibangun melalui konsistensi dalam bekerja, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
Semangat tersebut sejalan dengan tekad Partai Hanura untuk terus memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas kader, serta menghadirkan politik yang bersih, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Dengan mengusung semangat "Bangkit, Jaya, Menang!", Hanura mengajak seluruh kader untuk terus menjaga soliditas, memperkuat pengabdian, dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
#DaerahBerdayaIndonesiaSejahtera





![download[4]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhGGXdH9zIDv8Zw-qaHc8ExfjpGQWh3vlVnyqEVxt0vOakwc2qM05RBWLzDuOkHOvftwXFveOve3unSg8mOBuUq2-8M0VUrWRyzSXhx5Igwiq9MbnepJn0CJtTz-s9In-4x7NBfDQZyWqGHYlBYbaIrIyYTmOWbzwfnuYMMr_XcDazGf-Xi8qlHzidv/s815/APK%20SOREL.jpg)
%20Partai%20Hati%20Nurani%20Rakyat%20(HANURA)%20Provinsi%20.jpg)
Tidak ada komentar
Tulis komentar disini